Contoh dan Panutan Kita Sebagai Muslimah

11:30:00 AM

Almarhumah ibunda Saya, ustzh. Hj. Tutty Alawiyah, selalu menekankan di ceramah nya bahwa kita harus memahami dan meresapi sosok istri istri nabi dan bahkan menjadikannya panutan. Banyak hal yang bisa kita pelajari dari sosok istri istri nabi.

Antara lain ada 3 yang sering beliau sebut :
1. Siti Khodijah, istri Nabi Muhammad SAW. Seorang pengusaha, yang karena patuhnya pada Allah dan Nabi, beliau rela mengorbankan hartanya di jalan Allah. Memiliki istri semulia Siti Khadijah adalah salah satu anugerah terindah dalam kehidupan Rasulullah saw. Dia telah mendampingi Nabi selama seperempat abad tanpa mengeluh bahkan di saat-saat kritis di tengah intimidasi kaum kafir Quraisy, menopang finansial, sabar mendampingi cobaan. Dari Khadijah juga terlihat bahwa seorang perempuan bisa menjadi pengusaha, berdagang, berpenghasilan, sehingga dari situ ia bisa berbuat untuk agamanya.

2. Siti Aisyah, Juga istri Nabi Muhammad SAW, penggambaran Siti Aisyah sering dikaitkan dengan kepintaran dan kecerdasannya. Walaupun Nabi menikahi Aisyah saat masih belia, namun dari kisah dan cerita yang kita baca, umur muda Aisyah bukan halangan. Beliau adalah perawi hadist nomor 2 setelah Abi Hurairoh, dan pemahaman nya terhadap fiqih menjadi contoh bagi sahabat yang lain.
3. Siti Hajar, istri nabi Ibrahim ini kita kenal sebagai sosok solehah yang tidak putus asa, pantang menyerah, dan solehah hingga dapat mendidik Nabi Ismail dengan baik. Safa marwah yang kita tanjak saat sai menjadi saksi betapa Siti Hajar adalah contoh yang terus relevan bagi perempuan untuk semangat bekerja keras, pantang menyerah, namun patuh pada suami dan taqwa pada Allah.


Dari sosok 3 perempuan mulia tadi, kita bisa mengambil contoh bahwa perempuan bisa berkarya, bisa berkiprah, bisa berbuat, pantang menyerah dan putus asa. Dua organisasi yang Saya geluti yaitu BKMT dengan Majelis Taklim berkibar di seluruh provinsi di Indonesia, dengan jutaan anggotanya dan juga Hijabers Community yang kami komitenya rintis bersama meningkatkan kualitas muslimah muda di jakarta dan beberapa kota lainnya, harus mengobarkan semangat pada setiap jamaah dan anggota nya untuk merujuk pada sosok sosok mulia ini, dan menjadikannya panutan. Sholehah, bersemangat mensyiarkan Islam, cerdas menuntut ilmu, kaya wawasan, mampu meningkatkan kesejahteraan, berbuat demi pemberdayaan muslimah, berkorban materil, tenaga dan ilmu, serta berhasil mendidik keluarga. Mudah mudahan 3 sosok ini bisa kita aplikasikan terhadap pribadi kita, menjadi muslimah yang lebih baik, dimanapun kita berkiprah, di rumah, di keluarga, di masyarakat, untuk agama, bangsa dan negara



Perayaan 25th BKMT di Gelora Bung Karno



Pengajian Hijabers Community

Komite Hijabers Community

Hijab Day 2016 by Hijabers Community


Wassalammualaikum,
Syifa Fauzia


You Might Also Like

0 comments