Rezeki Sudah Diatur Allah

6:18:00 AM


Berapa kali selama kita hidup, kita 'kehilangan' rezeki yang dirasa sudah dekat di genggaman? 
Atau berapa kali dalam hidup kita 'terlepas' dari sesuatu yang sudah kita miliki sejak lama, atau yang sudah kita cari dan usahakan sejak lama, atau yang sudah kita pakai atau gunakan sejak lama? Berat bukan?

Kalau dinilai kehilangan rezeki yang berupa barang yang cukup 'berharga' atau 'bernilai', mungkin kisah Saya bisa jadi case  study nya. Tahun 2015 September, Saya kehilangan mobil fortuner yang sudah Saya  dan suami miliki sejak tahun 2009. Kami sedang berfikir untuk menukarnya dengan mobil yang lebih baru, atau menggunakan uang nya untuk berwirausaha. Namun, malam itu, malam yang tidak akan pernah Saya lupa dalam hidup Saya, kami kehilangan sebuah mobil yang cukup bernilai buat kami berdua, hanya karena ceroboh menerima supir baru, yang baru 2 hari masuk kerja, dan menipu dengan KTP, SIM dan KK palsunya. Peristiwa tersebut cukup membekas buat Saya, tapi, untuk sekarang Saya gak cerita dulu secara detail. Yang jelas, jika memang Anda butuh supir, pastilan Anda kenal, tau kerabatnya, tau rumahnya, pastikan tempat tinggalnya, dan jangan lupa dua hal, pasang GPS dan asuransi mobil.


Setelah malam itu, selama 3 hari, Saya dan suami seperti bingung tak bisa berkata kata. Tidak ada yang bisa disalahkan, karena kami berdua melakukan kecerobohan dengan sengaja. Seakan akan, tiga hari tersebut, kami muhasabah diri, dosa apa kami sampai Allah mengambil 'milik' yang sudah kami punya bertahun tahun, bahkan bisa dibilang keberadaan nya sangat dibutuhkan.


Tapi akhirnya Saya sadar, ya, mobil itu sudah bukan rezeki kami lagi. Mungkin Allah hendak menegur bahwa ada hak orang yang belum kami keluarkan, atau kami kurang bersyukur, atau kami kurang berbagi. Dan pada akhirnya, Saya berfikir, Allah sudah mengatur segala rezeki, insya Allah kesabaran kami diganjar pahala dan yang hilang itu akan diganti dengan yang lebih baik. Intinya serahkan pada Allah, tapi berusahalah, berikhtiar lah, agar Allah berikan yang paling baik.


Saat Saya umroh bulan Agustus lalu, Saya mengunjungi satu museum Asma Allah di Madina. Sang tour guide yang juga seorang doktor S3 menegaskan pada Saya, yang Saya kutip berikut ini :


‘Di dunia ini, ada paus besar yang hanya terdapat pada laut laut dalam. Paus tersebut beratnya bisa mencapai 150 ton. Dengan tinggi jika ia diposisikan berdiri, setinggi gedung 30 lantai. Pada saat dia membuka mulutnya, 100 orang manusia bisa dilahapnya satu waktu. Paus seperti ini ada sekitar 50.000 jumlahnya di seluruh bentangan laut dunia. Nah jika paus ini kita ambil semua, dan diberi makan kepada seluruh umat manusia di dunia ini yang berjumlah sekitar 6 milyar lebih, satu orang dari kita bisa mendapat 3 - 4 kg. Jadi inti cerita ini adalah, manusia ciptaan Allah tidak akan pernah kelaparan, Allah telah menyediakan apa yang ada di darat di laut dan di udara untuk kita makan, sehingga hidup kita tercukupi, tinggal manusia nya saja yang harus berusaha. Karena Allah telah menjamin rezeki kita’



Lihat ikan ikan yang berebut makanan di bawah ini, seakan mereka 'kelaparan' sampai kekurangan makanan sehingga bisa mati tanpa makan. Namun yakinlah Allah telah menyediakan rezeki untuk makhluk-Nya. Siapapun, apapun dia.





Burung terbang tinggi, mencari makan di laut dan kenyanglah ia. Manusia bekerja setiap hari, mendapat penghasilan, dan tercukupilah kebutuhannya. Percayalah, Allah mengetahui yang terbaik, tinggal kita yang harus bersyukur, berikhtiar, dan bertawakkal, karena rezeki tau kita dimana, dan rezeki nggak akan kemana..




Salam,

Syifa Fauzia






You Might Also Like

0 comments